Senam Lantai - Lompat Harimau (Tiger Sprong)

 Lompat Harimau (Tiger Sprong)

Pengertian Lompat Harimau (Tiger Sprong)

Tiger Sprong atau lebih dikenal dengan lompat harimau adalah salah satu cabang olahraga yang termasuk dalam gerakan senam lantai. Gerakan pada lompat harimau merupakan gerakan pengembangan dari gerakan salto. Sama halnya dengan cabang olahraga lain lompat harimau ini memiliki beberapa teknik tertentu dalam pelaksanaannya, dimana teknik gerakan ini berfungsi untuk menghindari adanya resiko cidera ringan maupun  fatal.

Dalam gerakan salto saja apabila kita salah sedikit baik pada sikap awalan maupun pendaratan hal ini mampu memicu suatu keadaan tidak terduga yang berpotensi melukai diri seperti terjatuh dengan kondisi yang tidak menguntungkan, hal ini berlaku pula untuk gerakan lompat harimau. Oleh karena itu diperlukan teknik tertentu untuk berhasil melakukan gerakan lompat harimau dengan benar dan selamat.

Teknik Dasar Lompat Harimau (Tiger Sprong)

Gerakan lompat harimau membutuhkan kekuatan bahu, lengan dan tangan agar bisa melakukan gerakan ini dengan benar. Secara teknik, gerakan pada lompat harimau tidak jauh berbeda dengan gerakan salto dan roll depan. Berikut ini merupakan 3 teknik yang biasa dilakukan pada saat melakukan gerakan lompat harimau.

1. Sikap Awalan

Pada fase ini hal terpenting yang harus dilakukan adalah badan berdiri tegak dengan posisi kedua lengan berada di sisi tubuh kemudian pandangan lurus kedepan dan mulai mengambil ancang-ancang untuk siap berlari. Pengambilan jarak berlari disesuaikan dengan ketinggian dari penanda yang sudah disiapkan.

2. Lompatan dan Gulingan

Setelah melakukan sikap awalan gerakan selanjutnya adalah berlari dengan cepat mendekati penanda. Setelah mendekati penanda maka lakukan tolakan dengan kedua kaki, berat badan ditumpukan pada kedua kaki kemudian angkat badan keatas atau lakukan gerakan melompat untuk melewati penanda yang telah disiapkan.

Agar lompatan yang dihasilkan bisa sempurna maka hal yang harus dilakukan saat badan melayang diatas penanda adalah tungkai kaki diluruskan kemudian kedua lengan diayunkan ke depan.

Selanjutnya setelah gerakan lompatan yaitu gerakan berguling yang dapat dilakukan dengan cara menggulingkan tubuh kita kearah depan. Ketika kedua tangan sudah menyentuh matras maka hal yang harus segera dilakukan yaitu kepala ditundukkan dan dimasukkan hingga dagu menyentuh bagian dada.

Pada saat berguling bagian pertama tubuh yang menyentuh matras adalah bagian pundak, bagian punggung dengan sendirinya akan membulat yang mengakibatkan badan denga sendirinya berguling ke depan.

3. Sikap Akhir Pendaratan

Setelah melakukan loncatan dan gulingan maka hal terpenting saat melakukan lompat harimau adalah sikap akhir pendaratan untuk mengakhiri gerakan lompat harimau. Gerakan lompat harimau diakhiri dengan posisi jongkok pada akhir gerakan. Pada posisi akhir, keda tangan diangkat lurus ke depan.

PERALATAN LOMPAT HARIMAU

Setelah mengetahui teknik gerakan lompat harimamu alangkah baiknya jika pemahaman kita ditambah dengan peralatan apa saja yang mampu menunjang keberhasilan dan keselamatan dari olahraga lompat harimau ini. Adapun peralatan yang wajib disediakan yaitu sebagai berikut:

1. Matras

Dalam kegiatan olahraga tentu saja kenyamanan dan keamanan menjadi salah satu hal yang paling wajib diperhatikan, begitu pula dengan kegiatan lompat harimau. Untuk menambah keamanan dan kenyam.nan maka peralatan utama yang wajib disediakan adalah matras tebal untuk melindungi tubuh selama melakukan gerakan lompat harimau. Matras yang lebar juga dibutuhkan untuk meminimalisir resiko cidera sewaktu pendaratan.

2. Penanda

Penanda dalam lompat harimau tidak perlu dipasang terlalu tinggi namun disesuaikan dengan keadaan tubuh dari masing-masing. Untuk anak-anak, penanda dipasang sekiranya anak-anak tersebut mampu mencapai dan melewatinya.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Tiger Sprong

Hal-hal penting yang harus diperhatikan saat melakukan lompat harimau (tiger sprong) agar terhindar dari cidera maupun hal lain yang tidak diinginkan yaitu dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut ini:

1.      Loncatan kedua kaki dan tumpuan tangan harus kuat

2.      Jangan gunakan tumpuan kepala pada saat pendaratan setelah lompatan

3.      Gerakan berguling yang kurang sempurna

4.      Berhenti di tengah jalan saat sudah melakukan gerakan lompatan, gerakan lompatan yang tidak sempurna atau tidak total akan mengakibatkan risiko cidera.

5.      Menghindari rasa takut dan ragu saat sedang melakukan rangkaian gerakan.

Manfaat Gerakan Lompat Harimau

Setelah anda mengetahui pengertian dan teknik dasar lompat harimau. penting juga bagi anda mengetahui apa saja manfaat dalam melakukan lompat harimau. langsung saja, berikut manfaatnya :

1. Menjadikan tubuh lebih langsing

Dengan melakukan gerakan tiger sprong maka akan sangat membantu dalam membakar kalori dalam tubuh sehingga menjadikan tubuh lebih lansing. Selain membakar kalori, gerakan lompatan juga akan membuat bentuk tubuh menjadi lebih indah.

2. Bertambahnya kelenturan tubuh

Gerakan dalam lompat harimau memerlukan kelincahan dan ketangkasan, gerakan berguling akan menjadikan tubuh menjadi lebih lentur.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Selain makanan yang kaya akan serat, protein dan mineral, gerakan olahraga lompat harimau diyakini mampu meningkatkan kesehatan jantung. Hal ini dikarenakan saat melakukan gerakan lompat harimau dibutuhkan tenaga yang cukup besar, maka otot jantung juga akan bekerja lebih maksimal. Nah dengan bekerjanya otot jantung yang maksimal maka jantung akan dipicu untuk bekerja secara lebih aktif sehingga mampu meningkatkan kesehatan si jantung.

4. Membuat metabolisme tubuh menjadi lebih lancar

Gerakan lompat harimau membuat seluruh anggota badan bekerja dengan lebih baik, sehingga kapasitas oksigen dan nutrisi akan mengalir lebih lancar keseluruh tubuh. Dengan demikian maka akan memicu proses metabolisme tubuh yang lebih lancar pula.

Dengan pemahaman yang baik tentang teknik olahraga senam lantai tiger sprong, serta manfaat-manfaat yang dapat diperoleh maka diharapkan olahraga tiger srong ini mampu dijadikan salah satu referensi olahraga kita semua demi terjaganya kebugaran tubuh. Niat yang kuat dalam diri perlu dipupuk sejak dini, apalagi niat dalam berolahraga, karena sejatinya dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang kuat.

 


Kebugaran - Daya tahan (endurance)

Kebugaran – Latihan Daya Tahan (endurance)

Di tengah pandemi Covid-19 yang tak berujung, masyarakat disarankan melakukan latihan olahraga sebagai cara untuk meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh. Sejumlah latihan untuk meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh mencegah penularan Covid-19 bisa dilakukan di rumah dan sekitarnya.

Cara menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh mencegah Covid-19 ini tidak perlu dilakukan di tempat gym. Bahkan, jika Anda malas keluar kamar, juga bisa melakukan latihan olahraga untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah Covid-19 ini..

Yang penting, olahraga untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah Covid-19 ini harus dilakukan secara rutin. Guna menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah Covid-19, lakukan olahraga ini minimal 30 menit setiap hari.

Berikut ini beberapa cara untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah Covid-19.

Senam

Cara pertama untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah Covid-19 adalah senam. Olahraga yang satu ini juga sangat santai ketika dilakukan di dalam rumah. Anda bisa melakukan senam seperti Zumba, yoga, maupun dance modern.

Anda juga bisa mencari banyak referensi video senam di YouTube. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sebaiknya untuk melakukannya secara rutin di pagi hari sesuai dengan durasi yang Anda inginkan.

Jalan cepat 

Cara kedua untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah Covid-19 adalah jalan cepat. Olahraga sederhana ini sangat efektif menjaga kebugaran karena termasuk jenis olahraga aerobik.

Anda dapat melakukan olahraga untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah Covid-19 ini di dalam rumah dan berkeliling selama 10-15 menit.

Lompat tali 

Cara ketiga untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah Covid-19 adalah lompat tali. Olahraga yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh ini mudah dilakukan.

Selain itu, olahraga yang satu ini juga sangat baik untuk jantung dan paru-paru. Lompat tali juga membuat aliran darah menjadi lebih baik.

Naik turun tangga 

Cara keempat untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah Covid-19 adalah naik turun tangga. Olahraga yang satu ini juga termasuk dalam jenis olahraga aerobik.

Cukup 10-15 menit tiap harinya, Anda bisa mendapatkan manfaatnya dengan naik turun tangga.

Latihan otot

Cara kelima untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah Covid-19 adalah latihan otot. Latihan otot sangat bisa Anda lakukan di rumah untuk menambah daya tahan tubuh Anda.

Anda bisa memilih opsi yang paling pas sesuai kondisi tubuh. Misalkan untuk memandu squat, lunges, atau push-up. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan latihan fisik dengan intensitas sedang. Hindari latihan fisik dengan intensitas berat karena justru bisa melemahkan daya tahan tubuh.

Itulah beragam cara untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah Covid-19. Jangan lupa untuk menjalankankan protokol kesehatan dan konsumsi makanan bergizi.

 

Pencak Silat - Kuda-kuda

 

Pencak Silat – Kuda-kuda

 Dalam olahraga seni bela diri pencak silat, ada yang disebut dengan sikap kuda-kuda. Pada sikap kuda-kuda depan posisi berat badan bertumpu pada kaki depan. Posisi kaki tertentu sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan bela atau serang disebut kuda-kuda.

Dalam modul Jurus Menghadapi Lawan (Pencak Silat) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kuda-kuda merupakan salah satu teknik dasar dalam pencak silat. Kuda-kuda juga merupakan sebuah sikap menapakkan kaki. Fungsi kuda-kuda dalam pencak silat untuk persiapan menyerang lawan sekaligus mepertahankan posisi agar tidak mudah jatuh.

Adapun, sikap kuda-kuda dalam pencak silat terdiri dari beberapa jenis. Jenis Kuda-kuda dalam Pencak Silat

1.      Kuda-kuda Belakang

Ketika melakukan kuda-kuda belakang, seorang pesilat akan menumpukan berat badan di bagian kaki belakang. Bagian tumit bisa ditumpukan untuk berpijak supaya tubuh dapat lebh condong ke depan. Sementara itu, kaki bagian depan bisa berjinjit sambil tumit ditapakkan ke permukaan tanah.

2.      Kuda-kuda Depan

Dalam melakukan kuda-kuda depan, posisi salah satu kaki harus ada di depan dan kaki lainnya berada di belakang sambil diluruskan. Kemudian, sampingkan kaki belakang dengan arah keluar dan tumpukan berat badan ke arah depan. Ketika melakukan kuda-kuda depan, tubuh dalam posisi tegap dan fokus pandangan adalah lurus ke depan.

3.      Kuda-kuda Samping

Untuk melakukan teknik kuda-kuda samping, petarung atau pemain pencak silat bisa memosisikan diri dengan salah satu kaki ditekuk ke samping. Sementara itu, kaki lainnya bisa diluruskan ke arah samping lainnya. Tumpukanlah berat badan di bagian kaki yang Anda tekuk tadi dan tubuh harus juga dalam kondisi tegap supaya pundak lebih segaris atau sejajar dengan kaki.

4.      Kuda-kuda Silang Depan

Kuda-kuda silang depan adalah teknik gerakan gabungan kuda-kuda depan dan menyamping yang dilakukan pada waktu yang sama. Ketika pesilat melakukan kuda-kuda silang depan, bentuknya adalah dengan cara salah satu kaki ditapakkan ke arah depan dan ditekuk. Kaki itulah yang digunakan sebagai penopang berat badan. Sementara itu, kaki yang lain bisa diposisikan melawan arah kaki sebelumnya secara ringan.

5.      Kuda-kuda Silang Belakang

Kuda-kuda silang belakang artinya posisi atau gerakan sebaliknya dari kuda-kuda silang depan. Dalam teknik kuda-kuda ini, pesilat bisa melakukannya dengan cara memosisikan salah satu kaki untuk menopang berat tubuh. Bedanya dengan kuda-kuda silang depan, dalam teknik ini posisi badan adalah mengarah ke belakang dengan posisi kaki yang ringan (tidak digunakan untuk menopang berat tubuh) berada sedikit di depan.

6.      Kuda-kuda Tengah

Kuda-kuda pencak silat yang posisi kedua kaki sejajar adalah sikap kuda-kuda tengah, yakni dilakukan dengan cara melebarkan kedua kaki sambil ditekuk. Tekukan kaki tersebut bertujuan agar badan bisa lebih rendah. Dengan demikian, letak berat badan saat melakukan kuda-kuda tengah berada di titik tengah tubuh. Posisi kedua telapak kaki serong membentuk sudut 30 derajat, tampak depan tampak samping tampak belakang.